
Siapa di balik Sanctus Artes? Apa yang menginspirasi kami untuk membuat situs ini?
Selamat datang di Sanctus Artes! Nama saya David, dan saya lahir serta dibesarkan di Belgia. Saya dibaptis dan tumbuh dalam iman Katolik, tetapi seperti banyak orang di Eropa, seiring berjalannya waktu saya semakin menjauh dari Gereja. Kunjungan saya ke gereja biasanya hanya terjadi saat pernikahan, pemakaman, atau pembaptisan. Bukan rahasia lagi bahwa gereja-gereja di Eropa semakin sepi dari tahun ke tahun.
Namun, pada tahun 2020 hidup saya mulai berubah ketika saya bertemu dengan istri saya, Heilda. Ia berasal dari Indonesia, sebuah negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, tetapi juga memiliki komunitas Katolik yang hidup dan berakar kuat. Berbeda dengan Belgia, di mana misa sering kali hanya diadakan seminggu sekali — atau bahkan lebih jarang — gereja-gereja di Indonesia penuh, dengan beberapa misa setiap hari. Pada hari raya Katolik tertentu, jumlah umat yang hadir begitu banyak hingga sering kali diperlukan tiket untuk mengikuti misa.
Pada April 2023, Heilda pindah ke Belgia, dan sejak saat itu kami mulai lebih sering mengunjungi gereja bersama. Saya segera menyadari betapa sedikitnya pengetahuan saya tentang iman saya sendiri, sejarah gereja, dan kisah para santo dan santa. Perjalanan ini membangkitkan rasa ingin tahu yang lebih dalam tentang kekayaan iman Katolik, tradisinya, dan bagaimana semuanya masih relevan di dunia modern saat ini.
Lahirnya Sanctus Artes
Sanctus Artes lahir dari perjalanan penemuan ini. Ini adalah ruang di mana kami berbagi apa yang kami pelajari tentang berbagai gereja, para santo dan santa, serta kisah-kisah Alkitab, dengan cara yang mudah diakses oleh semua orang. Harapan kami adalah membantu orang-orang untuk kembali terhubung dengan iman mereka, atau sekadar menjelajahi sejarah dan maknanya di dunia masa kini.
Baik Anda ingin menemukan kembali iman Anda, memperkenalkannya kepada anak-anak Anda, atau sekadar penasaran dengan tradisi Katolik di berbagai belahan dunia, kami berharap Anda menemukan sesuatu di sini yang berbicara kepada Anda.
Terima kasih telah menemani kami dalam perjalanan ini.
— David & Heilda